Tag

, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

(sumber: Majalah Kartini edisi khusus Anti Aging, hal. 60 – 62)

Majalah Kartini edisi Anti Aging

Majalah Kartini edisi Anti Aging

Setiap wanita pasti menginginkan disebut cantik dan awet muda. Memiliki kulit yang sehat,  bersih, cantik dan tampil muda adalah idaman setiap wanita. Namun tetap perlu usaha untuk bisa mendapatkannya. Agar kulit indah Anda semakin sempurna, tentunya butuh perawatan yang dilakukan secara teratur. Mendapatkan kulit sehat perlu perawatan yang sesuai dengan kebutuhan kulit masing-masing.

Jangan cepat tergiur dengan beragam jenis perawatan kecantikan yang ditawarkan. Hadirnya berbagai klinik kecantikan dan pastinya menawarkan
bermacam-macam cara agar Anda bisa tampil cantik. Namun menurut dr Lalan Melia, Dipl. CIDESCO dari Klinik Kecantikan L’Melia Cempaka Putih Jakarta, “Pada dasarnya perawatan kecantikan dasar yang tersedia secara umum adalah facial dan peeling.” Kemudian dengan kecanggihan yang terus bermunculan kedua perawatan dasar kecantikan itu terus berkembang dengan menambahkan keistimewaan masing-masing. Sebelum wajah bermasalah, sebaiknya kenali lebih dahulu apa saja yang disebut perawatan dasar itu, agar Anda bisa menentukan mana yang terbaik. Mari kita bahas satu persatu.

Apa itu Facial?
Kita tentunya setiap hari akan melakukan pembersihan diri dengan melakukan ritual mandi rata-rata 2x sehari. Karena sudah kita lakukan terus menerus setiap hari sehingga terkadang tidak terpikirkan lagi kalau sebenarnya mandi itu merupakan suatu perawatan kulit juga.
Sama halnya dengan rutinitas mandi yang kita lakukan, maka facial juga perlu rutin dilakukan minimal dua minggu sekali, khususnya untuk wanita yang menginginkan kulit sehat dan terawat.
Dengan melakukan facial, kulit wajah akan dibersihkan dari kotoran-kotoran, komedo dan tentunya disertai pemberian asupan vitamin dan nutrisi yang sangat bermanfaat bagi kesehatan kulit kita. Tak hanya itu, massage yang dilakukan saat facial akan membuat otot lebih kenyal tidak mudah kendur dan tentunya relaksasi bagi pasien yang telah lelah dengan rutinitas sehari-hari.

Kapan facial bisa mulai dilakukan?

April XIa Da 32 thn

April XIa Da 32 thn

“Sejak usia remaja sudah boleh melakukan facial. Hanya yang sangat perlu diperhatikan, facial treatment harus disesuaikan dengan jenis kulit. Itulah perlunya tenaga ahli atau dokter kecantikan untuk mendiagnosis jenis kulit kita secara tepat sebelum kita melakukan treatment.” jelas dr Lalan.

Namun tak semua wanita memahaminya. Masih banyak pengertian yang keliru bahwa dengan facial treatment bisa mengubah jenis kulit kita sehingga misalnya membuat pori-pori membesar salah satunya. Padahal dengan melakukan facial tidak akan bisa mengubah jenis kulit Anda karena jenis kulit sudah terbentuk dari awal. Jadi tidak mungkin dengan melakukan perawatan, Anda yang jenis kulitnya kering atau normal akan memiliki pori-pori yang lebih terlihat besar seperti yang dimiliki mereka yang berjenis kulit campuran atau berminyak.
“Karena itulah harus diberi perawatan sesuai jenis kulit.” tambah dr Lalan yang di kliniknya sangat menerapkan hal ini. Setiap klinik kecantikan hendaknya menyediakan berbagai jenis facial treatment yang disesuaikan jenis kulit pasien.

Misalnya untuk kulit kering atau normal yang cenderung cepat muncul keriput, maka treatment lebih ditujukan untuk pemeliharaan agar kulit tetap lembab.
Sedangkan untuk kulit campuran dan berminyak, treatment ditujukan untuk menjaga kesehatan kulit agar komedo tidak berkembang menjadi jerawat. “Bisa dibayangkan jika kulit berjenis campuran atau berminyak diberi perawatan untuk kulit kering, hasilnya jerawat malah semakin tumbuh subur.” ujar dr Lalan menjelaskan.

Dan yang perlu diketahui bahwa facial treatment hanyalah bersifat perawatan, bukan pengobatan. Jadi untuk kasus-kasus kulit yang lebih bermasalah seperti adanya flek, kerutan, jerawat (termasuk bekas jerawat) tentu memerlukan perawatan khusus yang bersifat pengobatan. Nah, pengobatan yang umum dilakukan yaitu peeling.

Bersambung ke Apa itu Peeling.

Iklan