Tag

, , , , , , , ,

Dengan kemajuan teknologi informasi saat ini, masyarakat semakin mudah mengakses pengetahuan termasuk bagaimana mengobati berbagai penyakit. Sayangnya menurut Manon Pilon, MBA seorang Med Spa Consultant dari Kanada yang membagi pengalamannya dalam sebuah presentasi berjudul “New Acne, Inflammatory and Non-Inflammatory Lessions Overview, Causes and Solutions“, ternyata konsultasi langsung atau tatap muka dalam penanganan jerawat memegang peranan penting. Selain mencoba2 mengobati jerawat sendiri (swamedikasi) yang berisiko seperti yang dijelaskan pada acara International SWAM-Anti Aging Exhibition 2015 yang berlangsung di Jakarta Convention Center Sabtu 19 Desember, hal lain yang diamati oleh Sang Edukator Kecantikan Internasional tersebut adalah banyak remaja / ABG (terutama perempuan) yang suka mencoba mengeluarkan isi jerawat dengan cara memencet-mencetnya.

 

Pendapat dr Lalan Melia, Dipl CIDESCO dari Klinik Kecantikan L’Melia
Hal ini dibenarkan oleh dr Lalan, seorang dokter kecantikan jebolan lembaga pendidikan kecantikan internasional, CiDESCO. Asal mengobati dan asal mencet-mencet jerawat tidak disarankan apalagi untuk kita di Indonesia.

Yang pertama, soal pengobatan, lanjut dr Lalan yang berpraktek di Klinik Kecantikan L’Melia. Pengobatan yang baik dan benar adalah mengetahui terlebih dahulu penyebab jerawat (lihat box. 1), kemudian mengetahui jenis dan kondisi kulit saat ini. Dengan demikian treatment yang diberikan lebih kena sasaran daripada mencoba-coba obat jerawat. Tidak jarang obat jerawat yang ampuh itu (apalagi dipasarkan online) sudah mengandung zat-zat kimiawi keras yang penggunaannya perlu pengawasan dokter mengingat efek samping yang mungkin terjadi baik jangka pendek (segera) maupun jangka panjang. Bisa baca ini: “Jangan sembarangan menggunakan krim wajah.”

Yang kedua, dengan pengetahuan higienitas yang relatif lebih rendah dibandingkan di negara maju, masyarakat Indonesia sangat rentan akan infeksi jika sering-sering memencet jerawat sendiri. Apalagi didukung oleh iklim di Indonesia yang menjadi surga berkembang biak kuman penyakit.

Karena itu, pikir-pikir dululah sebelum melakukan swa medikasi.

Konsultasi
Konsultasi, kelihatan hal sepele tapi lebih baik dilakukan. Dengan konsultasi kita jadi bisa memahami penyebab jerawat diri tubuh kita sendiri dan mempunya kemampuan untuk mencegahnya. Bukankah pencegahan lebih baik daripada mengobati, apalagi pengobatannya tersebut hanya berdasarkan informasi yang tersebar luas melalui media bukan dari seorang profesional.

 

Box 1. Penyebab Jerawat

  • Keturunan
  • Kebersihan
  • Produk-produk kosmetik yang bisa menyebabkan timbulnya komedo
  • Hormon
  • Pola diet yang mengandung makan Tinggi Indeks Glikemik
  • Obat-obatan resep
  • Stress
  • Radikal bebas akibat terpapar sinar matahari

 

Box 2. Tips Mencegah Jerawat

Tips Cegah Jerawat

 

 

Artikel menarik lainnya:

  1. Body Massage untuk Pengobatan Jerawat
    https://kliniklmelia.com/2015/12/24/body-massage-penting-dalam-mengobati-jerawat/
  2. Akibat sembarangan menggunakan krim wajah / abal=abal,
    https://kliniklmelia.com/2015/05/06/jangan-sembarangan-menggunakan-krim-wajah/
  3. Penyebab Jerawat Sukar Disembuhkan
    https://kliniklmelia.com/2012/08/31/penyebab-jerawat-sukar-disembuhkan/
  4. Penggunaan Obat yang Salah picu Kulit Kering
    https://kliniklmelia.com/2012/05/05/penggunaan-obat-yang-salah-picu-kulit-kering/
  5. Lebih Nyaman dan Lebih Higienis di Klinik Kecantikan L’Melia
    https://kliniklmelia.com/klinik-lmelia-nyaman-higienis/

 

Ingin berkonsultasi / treatment di Klinik Kecantikan L’Melia, hubungi kami di http://KlinikLMelia.com/ (silakan baca testimoni klien-klien kami):

Alamat:
Jl. Cempaka Putih Tengah XXX no. 5D
Jakarta Pusat
Telp. 021-42875768

Iklan